KAJIAN PARAMETER KIMIA DAN MIKROBIOLOGI DANAU ANEUK LAOT SEBAGAI SUMBER AIR BAKU MASYARAKAT KOTA SABANG PROVINSI NANGGRO ACEH DARUSSALAM

Tri Widiyanto

Abstract


Danau Aneuk Laot secara administrasi berada di Pulau Weh Kabupaten Sabang, Provinsi Nanggro Aceh Darussalam. Sumber air danau Aneuk Laot saat ini digunakan untuk kegiatan perikanan, bahan baku air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), pariwisata, pertanian, area konservasi, dan juga sarana mandi dan cuci penduduk sekitar. Kajian ini bertujuan untuk melihat potensi pemanfaatan Danau Aneuk Laot sebagai sumber air baku, pertanian dan perikanan, di lihat dari parameter kimia dan mikrobiologis. Pengambilan sampel  air  dilakukan pada tanggal 2-10 Maret 2017, pada  5 titik pengambilan contoh air. Parameter kualitas air yang diamati meliputi: populasi bakteri E. coli, Coliform, bakteri heterotrofik dan parameter kimia air. Analisis bakteri E Coli dan Coliform menggunakan media Chromocult (Coliform Agar). Analisis bakteri heterotrofik  digunakan media Agar Tryptone Glucose Yeast, inkubasi pada suhu ruang selama 24 – 48 jam, dan kelimpahan bakteri dihitung menggunakan metoda total plate count (TPC), spread plate. Jumlah coloni E. Coli sebesar 0 sampai dengan 1.000 Coloni forming unit (CFU)/100 mL, Coliform sebanyak 1.800 – 29.600 CFU/100 mL. Populasi kelompok bakteri heterotrofik sekitar (6 – 169) x 106 CFU/mL. Kondisi parameter pH sekitar 8,41 – 9,19, kandungan oksigen terlarut sekitar 9,04 - 9,53 mg/L., material terlarut  sebesar 1 – 9 mg/L, kandungan total phospat sebesar 0,03 – 0,05 mg/L, kandungan total bahan organik sekitar 8,13 – 12,97 mg/L, kandungan senyawa nitrat sekitar 0,35 – 0,68 mg/L. Secara keseluruhan kondisi kualitas air danau Aneuk Laot bersifat mesotrofik dan masih berpotensial digunakan sebagai sumber air untuk perikanan, pariwisata dan pertanian. Sedangkan berdasarkan kandungan E coli dan Coliform layak digunakan sebagai sumber air baku golongan II, dengan pengolahan terlebih dahulu.


Keywords


Danau Aneuk Laot, sumber air baku, E.coli, bakteri heterotrofik, dan kualitas air.

Full Text:

83-92 PDF

References


Anonim, 2001. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor. 82 tahun 2001, tentang

Pengelolaan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air.

Badan Standarisasi Nasional, 2008. SNI. 6989.57. 2008. Metode Pengambilan Contoh

Air Permukaan.

Badjooeri, M. 2015. Prosiding Seminar Nasional Limnologi. Kelimpahan Bakteri

Heterotrofik di Perairan Danau Matano, Sulawesi Selatan. Jurnal. Pusat Penelitian Limnologi- LIPI.

Buccanan, J.B and E. Gibbon. 1974. Bergeys Manual of determinative bacteriology. The

Williem and Wilkins Company. Baltimore.

Bellinger, E.G. & D.C. Sigee. 2010. Freshwater algae :identification and use as

bioindictors. ISBN 978-0-470-05814-5.John Wiley and sons, Ltd.Oxford. 271 pp.

Boyd, A.W. 1990. Water Quality in Pond for Aquaculture. Auburn University.

Birmingham Publishing Co. Alabama.

Cleseri, LS., A.E. Greenberg and R.R. Trussel. 1998. Standart Methode for the examination of water and waste water. Port City Press. Baltimor.

Edyanto, M CB. 2006. Penelitian Kualitas Air Danau Aneuk Laot di Pulau Weh, Propinsi Nanggro Aceh Darussalam. Jurnal teknis Lingkungan. BPPT.

Khayra, A, Zaenal A Mukhlisin, Muhammad A Sarong. 2016. Morfometri 5 Species ikan yang dominan yang tertangkap di danau Aneuk Laot. Depik. Vol. 6 Nomor 2. Syahkuala University. Banda Aceh.

Mizuno, T. 1970. Illustration of the freshwater plankton of Japan. Hoikusha Publishing Co. Ltd. 313 pp.

Permenkes RI Nomor. 492. Tahun 2010. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.

Prescott, G.W. 1951. Algae of the western Great Lakes area. Cranbrook Institute of Science. Bulletin No. 31. 946 pp.

Riyadi, A. 2006. Kuantitas Air Danau Aneuk Laot. Jurnal Teknik Lingkungan PTL-BPPT. 7 (2): 166 – 172.

Prescott, G.W. 1962. How to know the freshwater algae. W.M.C. Brown Company Publisher. Iowa. 348 pp.

Riyadi, A, 2006. Kuantitas Air Danau Aneuk Laot Kota Sabang dan kelayakannya untuk

Sumber Air Minum. Jurnal teknik Lingkungan. Vol. 7 Nomor 2. BPPT. Jakarta.

Rheinheimer, G. 1985. Aquatic microbiology. 3 (eds). John Wiley & Sons Ltd.

Chichester. 257 pp.

Scott, Arthur M., & Gerald W. Prescott. 1961. Indonesian Desmids. Hydrobiologia, Vol. XVII, No. 1 - 2. 132 pp, 63 plate.

Sutapa D A I dan Widiyanto T. (2014). Kualitas mikrobiologi air sungai dan pipa distribusi di Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh. Jurnal Limnotek Perairan Darat Indonesia. Pusat Penelitian Limnologi LIPI. 21 (2): 135-144.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED IN COLLABORATION WITH

Masyarakat Limnologi Indonesia

ABSTRACTED/INDEXED BY

Google Scholar ISJD LIPI Indonesia OneSearch


Copyright © 2015-2018, LIMNOTEK. All Rights Reserved. Powered by OJS.